“Kamu tahu tantangan terberat Kids Jaman Sekarang ini.”


Memang dasar ya Kids Jaman Now. Dikata Generasi Micin atau Generasi Plo'o yang kalau habis bangun tidur mesti cek Sosial Media, Jalan juga lihatnya kebawah karena sibuk dengan gadgetnya (belum kebiasa pakai gawai) bahkan ketika nongkrong bersama Kids Jaman Now ini terbukti akan sibuk dengan Smartphonenya.


Mengupas dari Social Medianya kita tahu potongan semacam Facebook, Twitter, Instagram telah dapat disaksikan menjadi alat yang telah berhasil merubah tatanan ketika bangun tidur, ketika jalan kaki atau cara komunikasi ditongkrongan. Semacam Afi (Nihaya Faradisa) Facebook, Marno (Blewah) Twitter maupun Aw (Karin) Instagram. Atau mau yang Yellow Dijah.
Eh, sebenarnya Yellow Dijah atau Dijah Yellow sih.


Ini menjadi penting, generasi micin itu telah membantu Program pemerintah Melek Literasi. Tahu ya isi dari Facebook, Twitter, Instagram itu 70%-nya Tulisan dan 30%-nya gambar. Nah, apakah fakta tersebut belum cukup kuat, agar benar kamu tidak mendustai pesonanya artis siapa itu ya, yang merangkap jadi dewan.


Maka jika sekarang ini ada orang yang mengatakan tingkat kesadaran baca untuk orang indonesia ini rendah. Cukuplah coba anda menempeleng orang yang sepik begitu. Lihat saja Pengguna Facebook dari indonesia sudah berapa juta, bahkan dinomor urut ketiga dengan pengguna terbesar didunia. Lihat juga Pengguna Twitter, yang jika setiap hari anda mendengarkan Kuliah tweetnya Marno Blewah. Em, berapa periode lagi kalian semua akan mengajukan sidang untuk skripsi. Pengguna Twitter di Indonesia juga termasuk diurutan terbanyak.


Itu baru fakta pertama. Mungkin jika diruntutkan semua dan dijelaskan satu per satu disini, akan mbangkruti Wikipedia karena kehabisan stok untuk ditulis.


Fakta kedua Mas Radith (-h ya) Dika pernah mengatakan bahwa: “Jika kalian hobi membaca maka disaat itulah kalian juga harus belajar menulis.”
Nah, apa salah jika dari berjuta-juta pengguna Facebook di Indonesia yang pasti membaca. Pasti ia juga akan terampil untuk menulis. Ingat, ini baru Facebook. Belum termasuk Twitter dan Instagram yang andalannya cuma story sama throwback-an mulu.


Duh gusti, jadi betapa kreatifnya Kids Jaman Now-nya di Indonesia sekarang ini ya. Nah, selain Kids Jaman Now membantu dunia Literasi dengan tingkat bacanya. Hal kedua juga membantu Industri kreatif. Lihat saja Bayu Skak, Chandra Liow, Atau Movi (Mojok Video). Eh, mojok harus bantu perkenalkan saya dengan Agus Mulyadi ya.


Terus, apakah kita harus membahas Fakta yang ketiga?